July 25, 2009

Filed under: Sastra - may @ 5:04 pm

Would you please get out of my mind? …driving me insane

pergilah..kan kukubur sebelum ia berkarat
~Siluet Senja

July 22, 2009

It’d be as if I’d never existed

Filed under: Sastra - may @ 6:06 pm

It’d be as if I’d never existed
I felt the smooth wooden floor beneath my knees, and then the palms of my hands, and then it was pressed against the skin of my cheek. I hopep that i was fainting, but, to my disappointment, i didn’t lose consciousness. The waves of pain that had only lapped at me before now reared high up and washed over my head, pulling me under.
I did not resurface.

July 19, 2009

Filed under: Sastra - may @ 6:42 am

To give without expecting anything in return
To forgive, not to forget
To let go with bless
To welcome with warm smile

July 17, 2009

Aku Bangga Mengenal Kau

Filed under: Sastra - may @ 2:54 am

Biarkan saja aku berlari
Menuju taman yang tak mati
Mencari kau pujaan hati
Yang pergi dalam sunyi
Hingga lelah aku berlari
Dan berhenti aku berjalan
Terduduk diam memeluk hati
Memeluk cinta yang hampir mati

Lalu kulihat cahaya itu
Harapan di depan sana
Atas dirimu
Tak kupikirkan lagi
Aku langsung berlari

Mengejar…walau tak pasti
Entah apa yang kukejar
Lalu hilang lagi!!!

Duduk diam dalam bisu
Hampa dalam rindu

Lalu sesal menyapa lagi
Cinta itu t’lah pergi

Andai kutahu apa yang akan
Terjadi kini… Saat dahulu
Dengarkanlah cinta…
Ingin aku berkata…
Aku bangga pernah mengenal kau!

(Yuvi Berliana Sari)

Mungkin Tuhan mempertemukanku dengannya, agar aku belajar. Dan benar, aku belajar banyak darinya. Sebagian kemampuan bahasa, cara menghadapi orang.. Dia tak pernah memarahiku saat kecewa padaku,kecuali dg cara yg membuatku haru. Dia tahu bagaimana mengolah emosinya dan bertutur lembut padaku.. Lebih bijaksana. Tentang semangat dan kerjakerasnya. Kesetiaan dan keteguhan. Kesabaran dan ketulusan.Tentang kecerdasan dan kegigihannya meraih cita. From zero to hero. Seolah aku tak pernah tahu pria yang lebih baik darinya. seolah tak pernah cukup kata maaf dan terimakasih untuknya.
Namun Lebih penting lagi, belajar tentang cinta sejati..bahwa cinta itu hanya untuk Tuhan.

November 9, 2008

Human willpower can overcome any series of events as long as it’s used at full potential

Filed under: Sastra - may @ 8:53 pm

In the end we’re left to fear the unknown and strain ourselves against the pain. Notice everything we hate and love and we’re stuck making -choices- which will determine what we are, who we’ll become, and with whom, if anyone, we will be with. Will we take the [[hardest]] path to travel? The path -not taken-. Or will we take the ((easiest))? The path -most traveled-.
When you have a goal in mind, hold onto it and -don’t let go-. In the end? It will be worth it all.

-taken from somewhere-

“HOLD ON TO IT AND DON’T LET GO. IT’LL BE WORTH IT ALL”

May 14, 2007

yang coba kurengkuh

Filed under: Sastra - may @ 12:29 pm

Kala panas sang surya mulai menyengat kulit tipisku
ku masih merintih memanggil nama bunda
Kala sang dewa badai menunjukkan gelegarnya
ku masih merangkak meringkuk mencari keteduhan sayap ayahanda
ananda begitu rapuh, dengan sayap tanpa bulu
mencoba menjejak tanah dan terbang merengkuh awan

November 20, 2006

-nu tittle-

Filed under: Sastra - may @ 8:50 am

Aku pulang ketika bulan merah jambu menghiasi langit yang kelabu
Mencari suaka-ku yang teduh saat hatiku mulai jenuh
Jenuh dari usahaku mencari jawaban atas segala tanya yang menyiksa kalbu
Letih mendengar teriakan raga ini menjeritkan segala keluh

October 8, 2006

Yume kara samete mo Kono te wo nobasu yo……

Filed under: Sastra - may @ 6:34 am

(As I awaken from my dream
I will reach out with my hands……)

If I could call out to you
with the same strength as my heart does
then regardless of how many people hurt me
I’ll able to take the pain (more…)

August 21, 2006

head n sword

Filed under: Sastra - may @ 5:49 am

Theman that solves his problem with his sword and not his head will not have his head for very much longer
~Questman

July 13, 2006

(tavern) this goes to my friend ryk3l from D4isuk3Ky0

Filed under: Sastra - may @ 3:56 am

The world beat you for something nice
You worked hard, died more
You mined what you died for
Diamonds di di di di di
uh

You can whistle my name
It’s the mines, in Africa
That are to blame
You can
Scoop out my brain
Shape it into an ear and then tell me your pain

I’ve been awake from the first day
Stayed awake, stayed awake
The rabbit was removed from undearneath the whole moon
Longer, short road

Dig deep but don’t dig too deep
When it’s late you’ll see the hole is empty and oh so deadly
They want me raw and smooth like glass
They want it fast but they don’t want flaws
I’m a girl’s best friend
Can you cut, I can cut, ‘cause I’m a rough gem

who lives in those lights in the distance?
Watered down, the rain will help you out
I had a dream, it was all a dream
But it was ruined bythe sun shining in through me

July 11, 2006

dari tavern lagi… (Na0ta)

Filed under: Sastra - may @ 3:52 am

I watch how the moon sits in the sky (more…)

April 7, 2006

unknown tittle

Filed under: Sastra - may @ 7:53 am

Apakah yang engkau kerjakan selama ini baik adanya?
Mengapa engkau tidak menjadikan padang sebagai pelindung surgawimu?
Mengapa engkau tidak meninggalkan istanamu di kota yang riuh dan kemudian mendaki bukit kecil, mencari sungai, mencium aroma alam, dan bersukaria dengan sang surya?
Mengapa engkau tidak meminum anggur pagi dari piala kebijaksanaannya, dan merenungkan buah-buahan indah dari kebun buah, yang bergelantungan bagai tempat lilin gantung terbuat dari emas?
Mengapa tidak kau kenakan langit maha luas sebagai selimutmu dan bunga-bunga sebagai tempat peraduan untuk melihat ladang Tuhan?
Mengapa tidak kau pikirkan masa depan dan kau lupakan masa silam?
Apakah engkau tidak mempunyai kemauan untuk hidup seperti ketika engkau dilahirkan untuk hidup?
Buanglah penderitaanmu dan tinggalkanlah semua hakikat, sebab masyarakat itu hanya berisi tuntutan, kesengsaraan dan perselisihan. Masyarakat hanyalah sarang laba-laba, lubang tikus-tikus.
Alam akan menyapamu sebagai salah satu dari miliknya dan segala sesuatu yang baik akan tetap ada dari dirimu.

(Kahlil gibran)

Cahaya Bulan-Nicholas Saputra

Filed under: Sastra - may @ 7:26 am

akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yg biasa
pada suatu ketika yg telah lama kita ketahui
apakah kau masih selembut dahulu
memintaku minum susu dan tidur yang lelap sambil membenarkan letak leher kemejaku

kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah mandalawangi
kau dan aku tegak berdiri melihat huta-hutan yg menjadi suram
meresapi belaian angin yg menjadi dingin

apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat

apakau kau masih akan berkata
kudengar dekap jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta

cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
yg takkan pernah aku tahu dimana jawaban itu
bagai letusan berapi bangunkan dari mimpi
sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King