Islam = rahmatalil’alamin
Pernyataan dan pertanyaan= islam disebarkan dg pedang, ajarannya menyuruh pengikutnya untuk berperang
Kisah sebagai jawaban= dahulu kala kaum quraish selalu memojokkan, menghina, membunuh umat islam. Namun nabi Muhammad s.a.w tetap bertahan untuk tidak membalas, sampai turun perintah Allah untuk melawan-mempertahankan diri. Tata cara perangpun diatur, sebisa mungkin tidak merusak tanaman, prasarana umum, tidak membunuh wanita,anak kecil dan orang tua. tidak membelenggu tawanan dan memperlakukannya dg baik.
Berperang, marah, benci, termasuk membunuh hanya karena Allah. Alkisah Suatu ketika ditengah peperangan, Sayyidina Ali bin Abi tholib hampir saja menghunuskan pedangnya pada seorang kafir. Namun musuh Ali tiba-tiba meludahinya dengan maksud mengejek. Ali pun mengurungkan niatnya untuk membunuh orang tersebut, karena ia takut jika membunuh orang karena emosinya, bukan karena Allah.
Tidak ada paksaan untuk memeluk islam, dan islam juga bertoleransi pada penganut kepercayaan lain. Namun, bukan berarti melaksanakan ibadah bersama. Hal ini jelas pada QS. Al-kafirun 1-6. Bagimu agamamu, bagiku agamaku.
Demikianlah islam mengajarkan kedamaian. Agama yang diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam. -ya Allah perbaikilah bahasa dakwahku-

