Aku Bangga Mengenal Kau
Biarkan saja aku berlari
Menuju taman yang tak mati
Mencari kau pujaan hati
Yang pergi dalam sunyi
Hingga lelah aku berlari
Dan berhenti aku berjalan
Terduduk diam memeluk hati
Memeluk cinta yang hampir mati
Lalu kulihat cahaya itu
Harapan di depan sana
Atas dirimu
Tak kupikirkan lagi
Aku langsung berlari
Mengejar…walau tak pasti
Entah apa yang kukejar
Lalu hilang lagi!!!
Duduk diam dalam bisu
Hampa dalam rindu
Lalu sesal menyapa lagi
Cinta itu t’lah pergi
Andai kutahu apa yang akan
Terjadi kini… Saat dahulu
Dengarkanlah cinta…
Ingin aku berkata…
Aku bangga pernah mengenal kau!
(Yuvi Berliana Sari)
Mungkin Tuhan mempertemukanku dengannya, agar aku belajar. Dan benar, aku belajar banyak darinya. Sebagian kemampuan bahasa, cara menghadapi orang.. Dia tak pernah memarahiku saat kecewa padaku,kecuali dg cara yg membuatku haru. Dia tahu bagaimana mengolah emosinya dan bertutur lembut padaku.. Lebih bijaksana. Tentang semangat dan kerjakerasnya. Kesetiaan dan keteguhan. Kesabaran dan ketulusan.Tentang kecerdasan dan kegigihannya meraih cita. From zero to hero. Seolah aku tak pernah tahu pria yang lebih baik darinya. seolah tak pernah cukup kata maaf dan terimakasih untuknya.
Namun Lebih penting lagi, belajar tentang cinta sejati..bahwa cinta itu hanya untuk Tuhan.

