Tiba-tiba aku merasa rindu yang amat sangat
Entah karena lelah atau muak dengan kefanaan dunia
Haru, kualirkan wudhu membasuh tubuhku
kemudian bersimpuh dengan air mata mengalir di pipi
Merenungi yang telah berlalu dan harapan-harapanku
Alhamdulillah, aku masih bernapas hingga detik ini
Kau masih berikanku kesempatan untuk untuk menghapus dosa dan mengumpulkan bekalku tuk menghadapMu
Astaghfirullah, ampuni aku Tuhan tak terbendung salah dan dosaku
Kekurangan ibadah dan khilafku
Hoping for Your forgiveness, Your bless, Your love…
Without family and friends or even love, it’d hard to reach happiness
but, without You.. there’ll be no happiness at all
From this point forward, things shall be better, i promise
It’s been 8years or so since i met aunt Ayu. She’s not the same ofcourse but stil so nice.. She was about to give me the mineral powder of The Bodyshop, but she left it at home so gave me estee lauder instead >.< and a Burberry EDT.. Waw thanks alot aunty.
This time she brought Patrice, her daughter with her. A nice friendly lil girl with long wavy brown hair. X3 so beautiful. But not just that, for a 3rd grader she's smart. She also studying spanish and france language.. O.o she told me about her school, how the homework strongly need the parents to be involved, her friend Amy and her turtle, her apartement, Buckingham palace.. O.o i was going to ask if she has ever seen prince William passing the street..is he as handsome as he looks on TV before she told me about Hannah abott and how her classmates like to sing along the songs together. A very hyperactive girl xD but i like her that way, can't stop asking her mom to get a becak (javanese traditional vehicle) for her til i gave her a drawing book and colorful pens. Tho we got to ride the becak and delman (the vehicle with horse) in the end xD. She said we were like in a fairy tale >.< well she’s worth the princess title. When you’re gone, you’ll be missed, Patrice.
thanks God i finally made it.. jogging pagi2.. walopun ga terlalu pagi =p tapi lumayanlanlah kabutnya bikin suasana ga gitu kentara kalo kesiangan. Tho the mist tastes like smoke to my lungs x.x or it was smoke after all?
anyway berkat jalan2 jadi dapet majalah Alia lama yg mulanya harga 20.000 get 1 jadi –> 20.000 get 3 ^0^ walopun engga gres tapi kemasannya masih baru dan yang penting isinya..banyak yang bermanfaat. Alhamdulillah.. biasanya suka pengen beli kalo liat majalah Alia baru, skarang jadi hemat 1/3nya aja.
kerudung juga gitu. walopun good quality - milih sih.. tapi harga jauh lebih miring dari di toko2 mungkin sekitar > 40.000 jadi cuma 22.000 x> alhamdulillah lagi…
yap musti dibiasakan kegiatan jalan-jalan pagi ke velodroom lagi nih. udah brapa taun kegiatan ini kutinggalkan T_T… kaki jadi terasa pegel. padahal dulu kaya gini biasa aja… exercise more ^.^
It’d be as if I’d never existed
I felt the smooth wooden floor beneath my knees, and then the palms of my hands, and then it was pressed against the skin of my cheek. I hopep that i was fainting, but, to my disappointment, i didn’t lose consciousness. The waves of pain that had only lapped at me before now reared high up and washed over my head, pulling me under.
I did not resurface.
These would help :
1. Wudhu, make yourself clean and pure
2. Sholat, tell god whatever problem troubling you
3. Read this..
“Allahumma sholli ‘alaa muhammad wa ‘alaa aali muhammadin kamaa shollaita ‘alaa ibrahim wa ‘alaa aali ibrahim, wa baarik ‘alaa muhammad wa ‘alaa aali muhammad kamaa barokta ‘alaa ibrahim wa ‘alaa aali ibrahim fil ‘aalamiina innaka khamiidun majiid”
Diantara hal-hal yang mampu menciptakan kelapangan di dalam dada dan menghilangkan keresahan dan kesuntukan adalah mengucapkan sholawat kepada Rasulullah.
Seorang penyair mengatakan,
“Saat mencintaimu, kami lupa semua yang berharga,
Kau bagi kami adalah yang paling berharga.
Kami dicela karena mencintaimu,
Dan cukuplah kemuliaan saat kami dicela karena mencintaimu.”
~La Tahzan~
As if i could feel angels beside me wraping their wings over me. I feel safe and comfort. More, around the place where i’m down on my knees, they all pray along with me. “God..help me, protect me, raise me up” Allahuakbar,i’m not alone. “Hasbunallah wa ni’mal wakil”
You can’t think nor imagine it logicaly, you can only feel it with your heart.
Pernyataan dan pertanyaan= islam disebarkan dg pedang, ajarannya menyuruh pengikutnya untuk berperang
Kisah sebagai jawaban= dahulu kala kaum quraish selalu memojokkan, menghina, membunuh umat islam. Namun nabi Muhammad s.a.w tetap bertahan untuk tidak membalas, sampai turun perintah Allah untuk melawan-mempertahankan diri. Tata cara perangpun diatur, sebisa mungkin tidak merusak tanaman, prasarana umum, tidak membunuh wanita,anak kecil dan orang tua. tidak membelenggu tawanan dan memperlakukannya dg baik.
Berperang, marah, benci, termasuk membunuh hanya karena Allah. Alkisah Suatu ketika ditengah peperangan, Sayyidina Ali bin Abi tholib hampir saja menghunuskan pedangnya pada seorang kafir. Namun musuh Ali tiba-tiba meludahinya dengan maksud mengejek. Ali pun mengurungkan niatnya untuk membunuh orang tersebut, karena ia takut jika membunuh orang karena emosinya, bukan karena Allah.
Tidak ada paksaan untuk memeluk islam, dan islam juga bertoleransi pada penganut kepercayaan lain. Namun, bukan berarti melaksanakan ibadah bersama. Hal ini jelas pada QS. Al-kafirun 1-6. Bagimu agamamu, bagiku agamaku.
Demikianlah islam mengajarkan kedamaian. Agama yang diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam. -ya Allah perbaikilah bahasa dakwahku-
Biarkan saja aku berlari
Menuju taman yang tak mati
Mencari kau pujaan hati
Yang pergi dalam sunyi
Hingga lelah aku berlari
Dan berhenti aku berjalan
Terduduk diam memeluk hati
Memeluk cinta yang hampir mati
Lalu kulihat cahaya itu
Harapan di depan sana
Atas dirimu
Tak kupikirkan lagi
Aku langsung berlari
Mengejar…walau tak pasti
Entah apa yang kukejar
Lalu hilang lagi!!!
Duduk diam dalam bisu
Hampa dalam rindu
Lalu sesal menyapa lagi
Cinta itu t’lah pergi
Andai kutahu apa yang akan
Terjadi kini… Saat dahulu
Dengarkanlah cinta…
Ingin aku berkata…
Aku bangga pernah mengenal kau!
(Yuvi Berliana Sari)
Mungkin Tuhan mempertemukanku dengannya, agar aku belajar. Dan benar, aku belajar banyak darinya. Sebagian kemampuan bahasa, cara menghadapi orang.. Dia tak pernah memarahiku saat kecewa padaku,kecuali dg cara yg membuatku haru. Dia tahu bagaimana mengolah emosinya dan bertutur lembut padaku.. Lebih bijaksana. Tentang semangat dan kerjakerasnya. Kesetiaan dan keteguhan. Kesabaran dan ketulusan.Tentang kecerdasan dan kegigihannya meraih cita. From zero to hero. Seolah aku tak pernah tahu pria yang lebih baik darinya. seolah tak pernah cukup kata maaf dan terimakasih untuknya.
Namun Lebih penting lagi, belajar tentang cinta sejati..bahwa cinta itu hanya untuk Tuhan.
He..came from out of nowhere. Thanks to his simply unprepared jokes, i squeezed a lil thought of stranger like “do i know you?”. Not a complete stranger tho. I like the way he created laughs. The sheer uncomfy thing is that..is he a poet? Or just a seducer?
Anyway, thanks for being there.
“Tidak akan menyesal orang yang beristikharah kepada Allah dan bermusyawarah dengan orang lain serta mempunyai ketetapan hati dalam urusannya.” (HR Jama’ah)
Ya Allah yg Maha mengetahui segala urusan..yg ghoib dan yg dhohir. Yg lalu,sekarang dan yg akan datang. Yg mengetahui isi hati dan pikiran.. Bisa saja aku mengacuhkan pendapat orang lain.. Tapi aku memohon Kau tunjukkan yg terbaik untukku. Tak lelah kumeminta.. Berikanlah ketetapan hati ini, dan berikan keikhlasan atas konsekuensi yang mungkin dan akan terjadi. Aku berlindung padaMu dari apapun yg seharusnya kuhindari..meskipun aku menyukainya..no matter how tempting the things are.
Aku memohon petunjukMu, i choose You coz i love You more than anything. There is no way that i could exist without needing You.
Ada artikel mosaik cukup menarik yg ingin kubagi..
Seorang Aqwiya (muslim yg kuat kecintaannya pd Tuhan) senantiasa merindukan sholat,karena inilah media untuk “bertemu” dg Rabb. Baginya,sudah lewat masa ketika sholat sekedar memenuhi sebuah kewajiban.
Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra berkata, “Ada hamba yang beribadah kepada Allah karena ingin mendapatkan imbalan,itu ibadahnya kaum pedagang. Ada hamba yg beribadah karena takut siksaan,itu ibadahnya budak, dan ada sekelompok hamba yg beribadah karena cinta kepada Allah swt,itulah ibadahnya orang mukmin.
Mengharap “imbalan” atas ibadah,baik berupa pahala atau pengampunan dosa,wajar saja. Nabi Muhammad pun berkata, “siapa yg berpuasa karena iman dan semata-mata mengharap pahala,niscaya diampuni dosanya yg telah lalu” (HR Bukhari dan Muslim).
Namun beribadah dg motivasi karena ketakutan pada siksa neraka akibat dosa (fear motivation) menunjukkan kecerdasan spiritual paling rendah. Di atasnya ada motivasi hadiah (reward motivation) sebagai kecerdasan spiritual yang lebih baik. Tingkatan berikutnya adalah motivasi karena memahami bahwa kitalah yg membutuhkan untuk menjalankan ibadah agama kita. Dan tingkatan kecerdasan spiritual tertinggi adalah ketika kita menjalankan ibadah karena kita menyadari diri kita sebagai hamba Allah yang berusaha meraih cinta-Nya.
Ketika cinta hamba kepada Allah tak bertepuk sebelah tangan,maka dunia pun bakal mengikuti akhirat dalam genggamannya.
~taken from Alia magazine~
Pernah dengar istilah “lebih baik menjilbabi hati dulu dari pada menjilbabi kepala”? Itu istilah dari hadist mana ya? Menurut pengetahuan saya yang minim ini, tidak ada hadist yang seperti itu.. Atau memang saya yg belum tahu? Kalau begitu tolong dikasih tau.
Lagi2 menurut saya, tidak ada hubungan antara apa yang kita pakai dg hati kita. Kerudung atau kain penutup kepala hingga dada, dan jilbab atau kain terusan panjang+tidak ketat yg menutup seluruh tubuh dari leher sampai kaki, keduanya memang adalah aturan pakaian yang diwajibkan untuk wanita muslim dalam al-qur’an. Sudah sangat jelas sekali hukumnya.
Sedangkan hati, hati bisa berubah2 sebagaimana juga iman. Kadang bisa sangat taat seolah tak ada hari esok tuk beribadah, kadang malas dan acuh. Itulah manusia.
Kapan sih manusia merasa paling baik sedunia? Itulah saat kesombongan bicara. Kan bukan malaikat yg selalu stabil imannya. Kita sebagai manusia selalu ada kurangnya. Jadi kalau menunggu sampai keimanan sempurna, sampai kapan?
Mungkin memang pengaruh lingkungan yang begitu majemuk, aneka agama,budaya, kebiasaan, gaya hidup mempengaruhi kesiapan kita berhijab. Takut panas lah, jadi nggak bebas, nggak ngikutin mode, nggak gaya. Saya juga masih belajar..masih suka pake celana, masih banyak baju yg nggak longgar, pake kerudung asal2an. Wajar memang, semuanya butuh proses. Tapi tetep harus berupaya mengikuti aturan di alquran dong.
Hidayah itu dicari, ukhti. Bukan ditunggu. Maafkan saya yang sok tahu ini, saya juga masih belajar..mari saling mengingatkan.
*sighs* susahnya jadi yang lebih awal dari terbitnya matahari (sebab dari seseorang mendapat hidayah). Tapi teuteup..baca dan sebarkan kalam ilahi..semangat!
Dear my future husband..
Jika saatnya nanti,
Jadikan aku seorang yang pertama dan satu-satunya yang menemanimu di dunia ini menjelajahi hari-hari til death do us apart
Saling menerima kelebihan dan kekurangan kita masing-masing sebagai wujud dari penyatuan hati
Biarkan aku terbangun di pagi hari, sebelum kau membuka mata
Dan menjadi orang pertama yang kau lihat saat kau memulai hari
Melayanimu dengan segenap hati tuk mencari ridhomu
Kan kujaga harga diri, amanah dan hartamu ketika kau pergi mencari nafkah
Menyambutmu dengan senyum saat kau kembali
Mencium punggung tanganmu
Menyiapkan kebutuhanmu hingga
Bersama kita menghadap Tuhan, berjamaah mengerjakan sholat lima waktu dan ibadah sunnah
Bersyukur,bertasbih,bertahmid,bertakbir, bersujud atas rahmat yang diberikanNya hari itu
Jangan pernah letih membimbingku untuk menjadi lebih baik, karena kaulah imamku
Dan pada akhirnya, biarkan kupastikan kau terlelap dalam mimpi indahmu
Sebelum ku terhanyut dalam mimpiku sendiri
>.<
Wanita itu terbuat dari tulang rusuk lelaki,
dekat di lengan untuk dilindungi
dekat di hati untuk dicintai
to tell the truth, i’m tired being a mediator… for not taking sides and that i have to be sharp in separating which one is a lie, which one is real. which one is drama, which one is the truth, which one is wrong, which one is right, which one is hyperbole, which one is hidden. analized it and make conclusion, trying to get them back together in peace, to get it back to where the things were, trying not to hurt each other, and how to cheer them up, trying to be as wise as i can, as honest as i can, not to make any mistake. No more missunderstanding
Sisterhood. i’m so soorry really sorry if i said something wrong, please know that i’ve been trying to do my best for you, for all of us. you can have my shoulder to cry on, i got your back
If only she didn’t ask me, maybe i could just step aside and pretend that i know nothing. It wasn’t my line
Katie, don’t cry, I know
You’re trying your hardest
And the hardest part is letting go
Of the nights we shared
Ocala is calling and you know it’s haunting
But compared to your eyes, nothing shines quite as bright
And when we look to the sky, its not mine, but i want it so
Let’s not pretend you’re alone tonight
(I know he’s there)
You’re probably hanging out and making eyes
(while across the room, he stares)
I bet he gets the nerve to walk the floor
And ask my girl to dance, and she’ll say yes
Because these words are never easier for me to say
Or her to second guess
But I guess
That I can live without you but
Without you I’ll be miserable at best
You’re all I hoped I’d find
In every single way
And everything I could give
Is everything you couldn’t take
Cause nothing feels like home, you’re a thousand miles away
And the hardest part of living
Is just taking breaths to stay
Because I know I’m good for something
I just haven’t found it yet
But I need it
So let’s not pretend like you’re alone tonight
(I know he’s there)
You’re probably hanging out and making eyes
(while across the room, he stares)
I bet he gets the nerve to walk the floor
And ask my girl to dance, and she’ll say yes
Because these words are never easier for me to say
Or her to second guess
But I guess
That I can live without you but
Without you I’ll be miserable at best
ladada ladada ladadaoh ohhh
And this will be the first time in a week
That I’ll talk to you
And I can’t speak
Been three whole days since I’ve had sleep
Because I dream of his lips on your cheek
And I got the point that I should leave you alone
But we both know that I’m not that strong
And I miss the lips that made me fly
So let’s not pretend that you’re alone tonight
(I know he’s there)
You’re probably hanging out and making eyes
(while across the room, he stares)
I bet he gets the nerve to walk the floor
And ask my girl to dance, and she’ll say yes
Because these words are never easier for me to say
Or her to second guess
But I guess
That I can live without you but
Without you I’ll be miserable
And I can live without you
But without you I’ll be miserable
And I can live without you
Oh, without you I’ll be miserable at best
1.WHAT WAS A WOMAN’S GREATEST ROLE??
As a source of happiness to her husband and children
2.WHAT ARE THE CHARACTERISTICS BEST DESCRIBED YOU??
truthful, supportive, faithful, devoted
3.WHAT IS THE MOST HONORABLE PROFESSION FOR A MUSLIMAH??
A house wife yeah.. don’t judge! being a house wife isn’t that easy. I’d be so proud of it
”Al-Ummu madrasatun idza a’dadtaha ‘adadta sya’ban tayyibul ‘araq” maknanya “seorang ibu adalah sebuah sekolah. Jika engkau persiapkan dia dengan baik maka sungguh engkau telah mempersiapkan sebuah generasi yang unggul”
a mother is a school to their children. if you prepare it well, you’re truly preparing an excellent generation.
4.WHAT IS THE MAIN PURPOSE OF MARRIAGE??
To have a legal unison between a man and a woman and make life happy. To create a stable family that will give rise to a stable society and a stable community
5.WHAT IS THE ROLE OF MUSLIMAH TO HER HUSBAND??
To be a helper in his goal, be like his assistance and a critic
6.HOW TO BE A GOOD MUSLIM
to excel in knowledge
and akhlaqul karimah
7.WHAT IS THE PURPOSE OF LIFE
To seek more knowledge to be near Him more and To teach thy children to love and fear Him and be a better Muslimin & muslimah
and the result is: FATIMA AZ ZAHRA , ra
The youngest daughter of the Prophet(pbuh) and Khadijah (RA) and married to the 4th Khalifah of Islam, Ali ibn Abu Talib (ra). She was closely resembled her father the Prophet, her demeanor, speech, accent, the way of sitting and standing and her gait was precisely like that of the prophet. Fatima Zahra was the most beloved daughter of the Prophet . He (pbuh) said: “Fatima is part of me. Whoever offends her, he will have offended me.” Aisha(RA) said : I have never met a person more truthfulness and straight forward than Fatima except her father, the Prophet (pbuh).