Mom-you’re so beautiful
Ibu, tak hentinya ku mengadu kepadamu, rintih isak tangis padamu ibu..ibu..ibu..
Ibuku yang takkan berhenti mengayunkan langkahnya demi memperjuangkan kami, walau tapak kaki penuh darah penuh nanah
Kau memberi kami masing-masing sekerat roti tanpa peduli pada geliat memekik dari lambungmu sendiri
Apa yang mereka tahu tentang engkau,duhai bundaku?, para pencerca itu
Berhentilah bersedu sedan
Tiada hak mereka tuk sakitimu, tidak, takkan kubiarkan mereka menyakitimu lagi
You are beautiful, meski dalam balutan raga paruh bayamu
Ketenangan atas kecupan dikeningku olehmu tak kan dapat tergantikan
You are trully beautiful, dibalik gurat lelah di matamu, berbeda dengan mereka yang berpamrih
Tunggulah, kami akan selalu kembali kepangkuanmu
karena segala ridho Allah ada padamu

