February 4, 2010

Filed under: Bicara pada Tuhanku - may @ 6:15 pm

Ya Allah jangan jauh-jauh dariku
Hamba takut sekali
Lindungilah aku
Jikalah mungkin
Bolehkah ku menangis di pelukMu?
Bersedu sedan sepuasnya mengadu
Lalu tertidur lelap di pangkuMu? Dalam naungan rengkuhanMu?

January 28, 2010

tidak semuanya perlu kata?

Filed under: Home sweet home - may @ 4:35 pm

indahnya saat itu
buatku melambung
di sisimu kau jaga
dalam waktuku beranjak dewasa

Telah kukecup punggung tangannya
Gurat lelah di wajahnyapun menarik pipinya tuk membentuk sebuah senyum
Hanya berkata..”lama sekali kau tak datang”
Dan kami pun duduk bersanding
Diraihnya lenganku agar lebih merapat padanya
Diciumnya keningku..lebih lama dari biasanya
Seolah hendak menyampaikan banyak kata untukku
Tapi tak ada yang terucap
Tahukah yang ingin kusampaikan padamu? Kala itupun tak terucap, seolah tanpa katapun, tak perlu ada tanya.

Aku baik-baik saja, ayah.

January 26, 2010

A knight in my dream

Filed under: Uncategorized - may @ 3:15 pm

Alarm berbunyi jam 4am..belum subuh, pikirku tidur sebentar lagi sepertinya tak mengapa
Biasanya mimpi hanya hadir saat ku benar-benar terlelap, dan itu pun biasanya membutuhkan waktu yang lama bagiku kecuali jika capek sekali
Namun justru menjelang subuh itu, mimpi itu terlihat jelas..

Di sana, aku melihatnya
Di sebuah ruangan, bersamaku, dan orang-orang lainnya
Kami duduk di sebuah kursi panjang, masing-masing berada di ujung yang berbeda
Tidak berani menatap berlama-lama
Hanya sekilas curi pandang, apakah itu benar-benar dia
Tiada kata terucap,
Di dorongnya sebuah buku catatan bersampul hitam padaku
Dan memberi isyarat tuk membukanya
Kubuka secara acak buku itu, semacam kliping rincian bab-bab tentang ilmu keagamaan, coretan tangan visi dan misinya serta rencana jangka pendek yang ingin segera ditempuhnya. Masih sekilas kubaca, namun tanyaku mengintervensi..
“mengapa ia ingin aku mengetahui isi buku catatannya?”
Dengan kening berkerut kualihkan pandangan padanya, dengan tatapan penuh tanya
Diraihnya buku tersebut dan membuka sebuah halaman kosong lalu menunjuknya seolah memberi isyarat
“tulis segala tanya yang membebanimu selama ini di sini, akan kujawab”
Belum selesai rasa heranku atas tindakannya itu, kewajiban menunaikan sholat shubuh membangunkanku
4.45am..
Was it a real dream? Or just my imagination? Since he never came into my dream before. Cepat sekali hadir dalam tidur singkatku jika benar sebuah mimpi
Aku melihat dan membaca dengan jelas huruf-huruf di buku itu
dan terlintas..inikah jawabanMu atas tanyaku?

January 20, 2010

Sebentuk hati

Filed under: Bicara pada Tuhanku - may @ 3:22 pm

Syukurku padaMu Rabbi
Ukhti-ukhtiku menyayangiku, karenaMu
Kelembutan dan ketegaran mereka meneguhkanku
Betapapun aku masih seorang hamba dengan segala lena dan lupa
Lembaran tipis iman ini..ada kalanya melenyapkan ihsan di hati.

Duhai Ilah yang Maha pengasih,
Bolehkah kutitipkan padaMu,
Sebentuk hati?
Agar selalu ada dalam penjagaanMu?

January 19, 2010

Filed under: Bicara pada Tuhanku - may @ 4:18 pm

1.ustadz, jika berdemo hingga ke jalan-jalan menenteng spanduk2 untuk menentang pemerintah yang dzalim adalah langkah yang salah, lalu bagaimana seharusnya jika dengan cara menyarankan dengan baikpun tak didengar?
Jika diperkenankan, sejauh mana akhwat bisa turut serta?

2. Sekali lagi jika cara di atas salah jika digunakan untuk mengingatkan pemerintah yang dzalim, bagaimana hukumnya jika untuk memperjuangkan saudara kami di palestina? Bukan lagi pemerintah yang dzalim yang kami hadapi, tapi musuh-musuh islam.

3.berkaitan dg point 2, bagaimana seharusnya langkah nyata kami untuk membantu pemerdekaan palestina? Tentu mereka tak butuh sekedar teriakan simpati kami.

4.seorang muslim tidaklah sempurna jika tidak memikirkan umat, bagaimana cara berpolitik yang baik?

5. (berkaitan dg point 1) Cinta negri adalah fardhu, bagaimana jika landasan negara menyesuaikan pemikiran barat yang sekuler?

6.bisyarah rasul tentang penaklukan Konstantinopel telah terbukti setelah 825tahun penantian, membuktikan kabar gembira rasul benar adanya. Bagaimana kami bisa berpartisipasi untuk bisyarah rasul selanjutnya?

7. Bagaimana cara melaksanakan kewajiban kami mengingatkan sesama yang belum mengecap manisnya iman dan islam, padahal perjuangan mukmin tak boleh berhenti sebelum kaki kami menapak di surga dan diam(membiarkan) adalah selemah2nya iman?

8. Bolehkah jika bersikap netral, tidak menganut suatu faham tertentu karena dikhawatirkan jika terlalu fanatik, penilaian kami tidak objektif lagi?

9. Ukuran sederhana dan kikir? Karena ini sepertinya sangat relatif bagi tiap2 orang

Filed under: Bicara pada Tuhanku - may @ 4:50 am

Ya muqalibbal qulub tsabit qalbi ‘ala dinika

Protected: :p

Filed under: Love melulu - may @ 3:17 am

This post is password protected. To view it please enter your password below:

January 18, 2010

White Rose

Filed under: Uncategorized - may @ 6:38 am

when a beatiful sacred flower blooms, it won’t let any random person to touch nor smell it.
that’s why roses are protected by it’s thorns

January 11, 2010

Filed under: Bicara pada Tuhanku - may @ 8:54 am

thank you allah
Allah memberikan yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan, alhamdulillah

I asked for strength
and allah gave me difficulties to make me strong
I asked for wisdom
and Allah gave me problems to solve
I asked for courage..
and Allah gave me obstacle to overcome
I asked for love
and Allah gave me troubled people to help
I asked for favors
and allah gave me opportunities

“Maybe i received nothing i wanted
but received everything i needed”

Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:

1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.

2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.
3. Hiduplah dengan sederhana.
4. (give more)
5. (expect less)

Kamu akan MENERIMA keajaiban besok.

Semoga Allah SWT mengaruniakan kepada Kita hati yang selalu berbahagia. Apapun bentuknya hidup kita. Amin..

taken from http://yochaa.wordpress.com/

January 3, 2010

Teman yang shalih

Filed under: Uncategorized - may @ 12:42 pm

Rasul bersabda “Sesungguhnya perumpamaan teman yang shalih dengan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan pandai besi. Seorang penjual minyak wangi bisa memberimu atau kamu [B]membeli[/B] darinya, atau kamu mendapatkan wanginya. Dan seorang pandai besi bisa membuat pakaianmu terbakar, atau kamu mendapat bau yang tidak sedap” (HR. Bukhari no.5534, muslim no.2638,Ahmad no.19163)

Di celah lorong jalan sempit itu, ukhtiku berhenti pada sebuah rumah sederhana. Kontrakan temannya yang sesama vietnam katanya. Ketika pintu dibuka, salam penghuni surga bersahutan disambut seorang muslimah mengenakan gamis dan kerudung lebarnya diikuti seorang lainnya. Kostumnya tak jauh beda, sepertinya sudah jadi seragam di sini. Menyalamiku ketika ukhtiku memperkenalku pada mereka. Walaupun ruangan tengah itu cukup lapang, namun ada sebuah sekat seperti kelambu yang membentang sekitar setengah meter dekat pintu masuk. Langsung kutangkap maksudnya, mereka sangat menjaga hijab, walaupun ikhwan sama sekali tak boleh melewati pintu. Selembar kain hitam bertuliskan “La illa ha illallah Muhammadarrossulullah” putih, bendera hitam islam menutupi rak buku yang bersandar di dinding. Meski lantainya biasa saja, tak sebagus di kosku dulu, namun bersih sekali. Di ruang tengah itulah mereka biasa menunaikan sholat berjamaah.
Sungguh benar firman Allah (lupa sumbernya), tiada rugi orang yang menghadiri majlis walaupun ia tak sepenuhnya berniat ke sana. Dari bermodalkan ingin mendapatkan bahan pengajian di minggu kemarin, berbuah berkenalan dengan orang2 shalih. Bukan hanya shalihah saja, tapi mereka berpendidikan,salah satunya sedang menempuh studi s3nya. Foto di dinding..akhwat-akhwat yang seluruhnya berjilbab lebar,bersahaja tanpa hiasan makeup di wajah mereka.
Kagum? Sangat. Gara2 sok nimbrung ini juga jadi kecipratan dapet tiket VIP untuk pengajian berikutnya,karena ukhtiku itu panitianya. Padahal ana ga ikutan apa2, tau2 diundang gratis :p
Waa terimakasih telah Kau mudahkan jalanku tuk makin dekat denganMu,Rabbi. Makin banyak saja yang menguatkan azzamku.
“Tidaklah seseorang mencintai suatu kaum melainkan dia akan dikumpulkan bersama mereka” (HR.At Tabrani dan dishahihkan Al Albani dalam At Targhib)

Ya Allah, cintakan hati kami kepada orang-orang shalih, dan gabungkan kami beserta mereka di dunia dalam keridhaanMu, dan di akhirat dalam surgaMu.

Filed under: Uncategorized - may @ 8:36 am

knapa jadi mengkhawatirkan apa yang sudah dijanjikan olehNya? i should have known that i can always count on You, ya Rahmanurrohim. thanks a bunch, lubly sista-Ririn ^_^

December 27, 2009

Afwan akhi…

Filed under: Love melulu - may @ 1:19 pm

“Km wes punya pacar?”

waduh waduh..pertanyaan apa itu? mo nyomblangin? cariin ikhwan sholeh dan berkualitas dong (gini wes kalo ga pernah ngaca.. mengharap yg terbaik selalu)..klo ga salah ana udah pernah posting soal pendamping hidup dambaan ana. lho..kok malah keterusan.. mu up yah
kalau bisa, kalau memang ada niat baik, karena Allah. tolong diganti kalimat tanyanya jadi :
“ukhti sudah ada yang mengkhitbah?”
(tapi lek ditodong pertanyaan itu… bisa jawab se… tapi kalo setelah itu ada pertanyaan lainnya itu yang ana takut :p hehe)

afwan akhi,,,,dari pada GR, dan bahasannya lebih jauh, mending tak stop duluan.
sejauh ini saya mencari…menjemput datangnya hidayah..bukan mudah begitu saja, berliku, panjang, dan lamaa (menurut saya), perlu beberapa narasumber,literatur dan pengamatan mendalam(ta ella..). tolong jangan goyahkan apa yang sudah saya tetapkan dalam hati.

masalah jodoh

ketika-aktivis-dakwah-jatuh-cinta

sms merah muda

semoga Allah meluruskan niat kita, karenaNya
semoga Allah melindungimu, akhi

diserang bertubi-tubi

Filed under: Bicara pada Tuhanku - may @ 12:42 pm

Allahurobbi, ampuni hambaMu yang bodoh ini. Jika tdk mencari tahu akan tetap bodoh dan dibodohi (cepat atau lambat, pasti), jika mencari tahu banyak sekali jalan2 yg sesat. Aku berlindung padaMu dari orang2 yg membodohi dan terbodohkan. Tunjukilah jalan yang benar..menurut pengetahuanMu saja.

hanya bisa melihat saudara-saudara seimanku di media, menderita karena bencana, menderita melawan kaum zionis, terpuruk karena ulah teroris.. hati macam apa yang tak menangis melihat hal seperti itu? berteriak dalam hati.. “itu saudaraku! jangan sakiti mereka!”

banyaknya serangan ideologis dengan anutan dan dasar dari paham masing-masing. Ya Allah, ini islam, itu juga islam. dia islam, mereka juga islam. mana yang terbodohkan dan mana yang membodohkan?

bagaimana kami mengenali para penebar fitnah dan kebohongan? bagaimana kami mengenali musuh-musuh islam yang terselubung? bagaimana kami berlindung dari Dajjal, jika dia datang nanti? astaghfirullah.. aku berlindung dariMu, Allah

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya). Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. 2:120)

Evaluasi

Filed under: Uncategorized - may @ 7:01 am

1. Hijab: humm..kayaknya bisa dibilang 80% o.o;
Yang kurang:
*baju yg lebih longgar
*hijab hati =>maha syusyah
*hijab pandangan. Mash terbersit keinginan memandang /ga tega berpaling pas lg ngomong
*hijab bersentuhan. Ngga tega tdk membalas jabat tangan..bgaimana menjelaskan agar tdk tersinggung?
*hijab bercampurnya pergaulan laki2&perempuan..mulai bs ngurangi se..

December 24, 2009

My precious moments: when i’m alone with You. Berdua denganMu, cinta hakiki ku

Filed under: Bicara pada Tuhanku - may @ 4:19 pm

Sudahkah anda merasa bersalah jika meninggalkan perintah Allah?
Sudahkah anda merasa gelisah jika tidak segera memenuhi panggilanNya?
Jika belum, mungkin hati anda sudah mati.

Sudahkah anda merasa seolah-olah menghadapNya di sepertiga malam terakhir seperti kewajiban?
Sudahkah anda menyempatkan beberapa rakaat di pagi hari sebagai pembuka rizki?
Sudahkah anda meluangkan setidaknya 3hari setiap bulannya untuk menahan nafsu duniawi?
..menjalankan 3 wasiat Rasulullah.

“Setiap brapa menit kamu mengingat Allah dalam sehari? 10menit? 1jam?”, tanya ustadzku kala itu. Ada yang menjawab, “hampir setiap saat selalu diusahakan berdzikir dalam hati karena ingat dosa-dosa saya”
Bukan..bukan itu maksudnya..kapan kamu datang padaNya karena kamu merindukanNya? bukan karena dosamu yang menggunung, atau permintaanMu yang tak terhitung, atau keluh kesahmu yang tanpa akhir.
Akhirnya kujawab jujur, “dalam sehari..hampir tidak ada. Aku datang biasanya karena rutinitas saja atau mengeluh,menuntut dan meminta. Hanya sedikit waktu saja aku datang karena benar-benar rindu”

Spiritual quotient..
“ada kalanya saya memohon pada Allah.. Ya Allah aku tidak ingin berlama-lama di dunia ini, ambilah nyawaku. Bukan karena menyerah dengan beban dunia lengkap dengan segala persoalannya. Tapi karena ingin segera bertemu denganNya. Karena cinta, jika tidak bertemu jadi rindu. Kalau sudah rindu, obatnya hanya bertemu.”
, lanjut ustadzku.

Sudahkah anda mencintaiNya? Melebihi apapun? ..pada sang pemilik cinta sejati.

December 18, 2009

Seminar: the Adventure of intelectual super

Filed under: College - may @ 2:28 am

Kita yang sekarang adalah akumulasi pilihan di masa lalu. Selama pilihan anda tidak berubah, masa depan anda tidak akan berubah. Walaupun ada banyak jalan, hanya ada dua pilihan di dunia ini. Jadi orang biasa atau istimewa. Surga atau neraka. Baik atau buruk.

null
Less is better, inilah jaminan Allah. Orang-orang istimewa hanya sedikit. Orang istimewa selalu punya konsekuensi dan dia menanggungnya.

December 15, 2009

Filed under: Love melulu - may @ 3:01 pm

Jangan biarkan aku terpesona dan jatuh cinta kepadamu. Pergilah! Jika kau tak hendak mengkhitbah. Kumohon pergilah! Nanti sang pemilik cinta hakiki ku cemburu.

December 12, 2009

Tambatan

Filed under: Bicara pada Tuhanku - may @ 5:09 pm

Allahurobbi,
Jangan biarkan hatiku tertambat,
Jika bukan pada tempatku berlabuh.

Aku tak ingin menyegerakan apa yang Kau tunda
Dan tak ingin menunda apa yang Kau segerakan.
Ku yakin Kau telah mengaturnya indah pada waktunya.

How do i feel when i wear the veil?

Filed under: Uncategorized - may @ 2:34 am

Dari masih kecil, pakai kerudung cuma kalau ada pengajian atau pas pergi ke madrasah saja. Sempet jadi anggota qosidah jg :p (preet..ga penting). Yang paling ku rindukan pelajaran qori’ nya. Sampe skarang blum nemu guru qori’ lagi T.T

Niat pengen pake kerudung, awalnya waktu SMK dulu, barengan sama sohibku Santi (skarang dia ngilang di daratan surabaya, entah dimana, i couldn’t reach her T.T padahal mau berguru banyak). Tapi waktu itu masih mempertimbangkan pengen manjangin rambut, pethakilan ksana kmari, pacaran (sumpe ternyata ga seindah yg digembor2kan. Bwt yg blm pernah sbaiknya ga usah coba2 de. Percaya ma ana ;D indah se diawal, tapi yah prikitiuw banyak bullshitnya), dan seabrek alasan laen termasuk sayang sama seragam yg udah jadi, masak mo bikin lg bwt lengan dan rok panjang. Akhirnya keduluan sama sohibku itu. yah..SMK banyak cowoknya, siswi yang berkerudung bisa dihitung pake jari tangan.

Begitulah masa-masa jahiliyah berlanjut hingga kuliah. Waktu itu masih nganggep mbak-mbak yang pake jilbab lebar amat sangat aneh. Well memang karena kebodohanku waktu itu amit-amit ga ketulungan, males bgt denger penjelasan mereka. Apalagi emang pengajiannya kurang fun. Atau memang karena disitu memang susah bergerak, para dosen dan staff tidak diperbolehkan berbusana muslimah karena waktu itu ketua yayasan dan rektor bukan muslim. Iunno..
Apalagi denger cerita temen sekos yang sudah berjilbab, waktu jalan ke kampus pernah dicela orang..dihubung2kan dg teroris. She told me so sadly.. Mungkin dia bahkan menangis, hanya tidak di depanku. Lagi gencar2nya ancaman bom dan teroris memang saat itu. Petugas gegana sering wira-wiri di kampusku. Perkuliahan kadang mendadak distop dan mengharuskan seluruh isi gedung keluar gara2 penelpon tak bertanggung jawab.

Sampai akhirnya, entah dapet ilham mendadak darimana (mungkin dari temen yang sering dateng ke kos dan sedikit banyak ceramah), nekat juga pake kerudung putih ke kampus(masih inget bgt). Tapi tetep males ikut kajian jum’at, cuma sesekali datengin mbak mentor di mushola kampus :p. Jadi ya gt deh ilmu dangkal nian. Apalagi temen kos yg uda berkerudung, maunya modis gt..ngikut deh.

Mulai suka baca2 buku agama gara2 ketularan adekku. Aku dibuatnya terheran2 karena justru dia yang lebih mengerti aturan2 agama daripadaku. Lebih rajin juga ibadahnya. Malah dia yang bangunin aku sholat shubuh. Duh!

Semakin sering baca, semakin sering curhat sama ustadz semakin memperkuat azzamku. Apalagi pas tau kalau di kampus baru, organisasi keislaman mendapat dukungan penuh. Lebih hebat lagi efek dari ma’had yang bener2 keren sistem pengajaran dan pengajarnya. Keren disini bukan dalam arti fasilitas yang super lengkap
, tetapi secara syariat.

Pernah diingetin sama teman sekelas yg non muslim, mungkin karena memperhatikan derajat keanehanku yang makin bertambah. “Penganut islam di indonesia kebanyakan mengikuti guru ngaji yang dituakan, semakin tua dan semakin banyak pengalaman semakin disegani. Padahal ada yang intelek ada yang tidak. Pernah lihat dari sisi pendidikannya? Ikutilah dari yang tingkat pendidikannya baik.” Well, sangat berterimakasih sekali sudah diingatkan. Jangan kuatir, aku ga ndengerin dari satu ustadz aja kok. Ada beberapa yang memang dari latar pendidikan berkualitas di Mesir. Ada yang dosen pengajar S2(berarti kan gelarnya diatas S2). Ada yang tidak bergelar, namun insyaallah mendapat kelebihan dibawah sunan(apa yah namanya aku lupa, karomah?). Atau dari media televisi/majalah islami/internet. Jadi tetep ada pembandingnya kalau ustadz yang ini bilang A, yang lain sama nggak.

Temen yang lainnya lagi ngingetin..”jangan sampai salah jalur ya kan islam sekarang macem2, tetep kembalikan sesuai Alquran atau ga” karena itu tolong ingatkan jika ada yang kurang atau salah. Gak nutup kritik dan saran kok.

Lha ceritanya makin kluar jalur. Eniweibaswei kembali ke judul.. Yang kurasakan ketika mengenakan hijab(belum sempurna sampai detik ini, tapi alhamdulillah sudah kerasa manfaatnya), adalah:
1. Safe and Secure
*Aman dari pandangan jelalatan penuh piktor dari otak lelaki.. Yah ga tau juga kalau masih ada. Tp sudah berasa berkurang. Bukan merasa sok cantik, setidaknya sudah jarang yang ngusilin. Paling2..”mbak..assalamualaikum”. Entah niatnya nggodain atau niat salam penghuni sorga beneran.

*Terselamatkan dari menu yang tidak halal. Kadang kita tidak tahu hidangan yang kita inginkan ada kandungan bahan tidak halalnya atau tidak karena nama menunya sudah di make up sedemikian rupa. Untung waitressnya baik hati ngasih tahu.. “mbak yang itu ada bacon-nya, karena mbak berkerudung makanya saya kasih tahu” “yang ini ada white wine-nya lho mbak” wew..beruntungnya

*Selamat dari efek buruk sinar matahari tentu saja. Knapa coba dokter2 non muslim menyarankan kalau kluar rumah pake topi? Ada penjelasan medik tentang manfaaf jilbab dalam hal ini..ada tuh bukunya. Mo pinjem? ;)

*Hangat melindungi dari dingin

2. Sebagai pengingat
Kalau tanpa hijab, melangkah kemana2, mau berbuat apapun, mau bertingkah laku bagaimanapun mungkin sedikit pertimbangannya. Tapi dengan hijab, akan lebih banyak lagi pertimbangannya, semakin tinggi tingkat malunya, semakin tinggi semangat untuk jadi pribadi yang lebih baik.

3. Lingkup jodoh mengecil
Kayaknya yang ngincer jilbabers cuma ikhwan aja deh :p tapi tetep kudu waspada sama musuh islam yang mencoba menerapkan strategi pemurtadan mereka (ya Allah lindungilah aku).

Sekarang masih berusaha menjemput hidayahnya biar bisa lebih memperbaiki hijab. Mohon dukungan, saran dan kritik membangunnya…

December 11, 2009

Filed under: Uncategorized - may @ 1:55 pm

These circumtances are kinda weird. Doishite? Is it because that i was there? As if I can’t stand against this any longer. Dousuru?

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King